Adegan drama berseri yang tak kunjung usai - Metiska
Artikel 11 Agu 2020

Adegan drama berseri yang tak kunjung usai - Metiska

Kisah menangani sariawan pada anak kecil yang sulit minum obat, hingga menemukan solusi yang lebih nyaman digunakan.

Penulis: Ria

Halo, selamat siang para pembaca. Saya bekerja di PT Metiska Farma sejak tahun 2011. Salah satu keuntungan bekerja di perusahaan farmasi adalah kemudahan akses terhadap obat-obatan, tanpa perlu jauh-jauh pergi ke apotek.

Di PT Metiska Farma tersedia berbagai produk obat dengan kualitas yang baik. Salah satu produk yang cukup sering dibicarakan adalah Kandistatin, yang saya ketahui sebagai obat yang efektif untuk mengatasi sariawan dan tidak menimbulkan rasa perih saat digunakan.

Saat Si Kecil Mengalami Sariawan Parah

Sekitar dua minggu lalu, keponakan saya yang berusia 3 tahun mengalami sariawan cukup parah. Di lidahnya tampak bercak-bercak putih seperti pulau kecil. Ia menjadi sangat rewel, susah makan, dan bahkan minum pun terasa perih.

Keponakan saya sudah dibawa ke dokter dan diberikan obat, namun belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Tantangan terbesarnya adalah ia sangat sulit minum obat. Begitu merasakan rasa pahit, obat langsung dilepeh. Pemberian obat pun berubah menjadi “adegan drama berseri yang tak kunjung usai.”

Mencoba Kandistatin

Adik saya mulai kewalahan dan akhirnya meminta saran kepada saya, karena ia tahu saya bekerja di PT Metiska Farma. Saat itu saya langsung teringat Kandistatin dan segera mengambilnya dari klinik di lingkungan perusahaan.

Setibanya di rumah, Kandistatin langsung kami coba berikan. Awalnya keponakan saya masih rewel dan menolak membuka mulut. Setelah dirayu dengan berbagai cara, akhirnya obat diteteskan perlahan ke area lidah yang mengalami sariawan.

Karena pengalaman sebelumnya dengan obat pahit, keponakan saya sempat hendak melepeh Kandistatin. Namun setelah tertelan, ternyata ia tidak keberatan dengan rasanya. Rasanya manis dan yang terpenting, tidak terasa perih saat mengenai sariawan.

Untuk anak yang cukup rewel sekalipun, Kandistatin dapat diterima dengan baik tanpa penolakan berlebihan.

Perkembangan Setelah Penggunaan

Setelah satu hari penggunaan teratur, bercak putih di lidah mulai terlihat mengecil. Hari kedua, keponakan saya masih sedikit rewel saat makan, namun sudah tampak ada perbaikan.

Kandistatin diberikan secara teratur 3 kali sehari. Di hari-hari berikutnya, perkembangan semakin terlihat jelas. Bercak putih berangsur mengecil hingga akhirnya menghilang.

Keponakan saya mulai kembali memiliki nafsu makan, mau mengonsumsi makanan lembut, tidur lebih nyenyak, dan kembali ceria bermain seperti sedia kala.

Kesimpulan

Pengalaman ini benar-benar dirasakan oleh keluarga kami. Kandistatin dari PT Metiska Farma terbukti berkhasiat dan cocok digunakan bahkan untuk anak balita.

Terima kasih saya ucapkan untuk Kandistatin dan tentunya untuk PT Metiska Farma tercinta. Melihat anak kembali sehat adalah kebahagiaan terbesar bagi keluarga.