Sindrom Metabolik
Artikel 10 Okt 2023

Sindrom Metabolik

Mengenal sindrom metabolik: faktor risiko, dampak kesehatan, serta langkah pencegahan melalui gaya hidup sehat.

Sindrom metabolik adalah sekelompok gangguan kesehatan yang terjadi secara bersamaan dan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner, serangan jantung, diabetes tipe 2, dan stroke.

Seseorang dikatakan menderita sindrom metabolik jika mengalami setidaknya tiga dari lima kondisi berikut:

  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Kadar HDL rendah (dislipidemia)
  • Kadar trigliserida tinggi
  • Kadar gula darah tinggi atau prediabetes
  • Obesitas dengan penumpukan lemak di perut

Sindrom metabolik dipengaruhi oleh penurunan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin. Insulin berperan menurunkan kadar gula darah. Pada kondisi resistensi insulin, efektivitas hormon ini menurun sehingga metabolisme tubuh terganggu.

Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik antara lain:

  • Mengonsumsi terlalu banyak makanan berlemak atau manis
  • Tidak berolahraga secara rutin
  • Kebiasaan merokok
  • Bertambahnya usia
  • Riwayat keluarga dengan sindrom metabolik

Gejala Sindrom Metabolik

Gejala sindrom metabolik merupakan gabungan dari kelima kondisi di atas dan dapat muncul bersamaan atau terpisah. Beberapa gejala yang sering dialami meliputi:

  • Perut membuncit
  • Sering merasa haus
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Mudah lelah
  • Sakit kepala dan pegal-pegal
  • Kesulitan bernapas

Banyak orang tidak menyadari dirinya mengalami sindrom metabolik karena gejalanya ringan atau dianggap keluhan biasa. Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah secara berkala sangat dianjurkan meskipun belum muncul gejala.

Kapan Harus ke Dokter

Bagi penderita hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi, pemeriksaan rutin ke dokter sangat penting untuk memantau kondisi dan mencegah komplikasi.

Konsultasi dengan dokter gizi disarankan apabila berat badan tidak ideal atau perut tampak membuncit. Dokter gizi dapat membantu menyusun pola makan dan olahraga yang sesuai, serta menyarankan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.

🚨 Waspada Gejala Darurat

  • Lemah mendadak pada wajah atau tungkai
  • Gangguan bicara atau sulit memahami pembicaraan
  • Kehilangan keseimbangan dan koordinasi
  • Sakit kepala hebat disertai muntah
  • Nyeri dada seperti tertindih yang menjalar ke rahang, leher, atau punggung
  • Mual, nyeri ulu hati, keringat dingin

Gejala di atas dapat menandakan serangan jantung atau stroke. Segera ke IGD rumah sakit terdekat.

Pencegahan Sindrom Metabolik

Pencegahan sindrom metabolik dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, antara lain:

  • Berolahraga rutin minimal 30 menit setiap hari
  • Menjaga berat badan ideal
  • Memperbanyak konsumsi buah dan sayur
  • Membatasi asupan garam dan lemak jenuh
  • Berhenti merokok

Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, risiko sindrom metabolik dapat ditekan dan kualitas hidup dapat terjaga dengan baik.